Welcome to My Blog

Welcome to My Blog
I am Your Guide,,,,: Melayani Informasi mengenai Kawasan Pariwisata Gili Indah Jerowaru

Rabu, 14 September 2011

Pesona Keindahan Pantai Kaliantan Lombok

BLUE SEA

DUA GILI KECIL MENGHIASI PANTAI KALIANTAN

BUKIT KALIANTAN

PASIR PUTIH MERICA

Pantai Kaliantan merupakan slah satu kawasan wisata dibagian selatan Kab. Lombok Timur tepatnya di wilayah Kecamatan Jerowaru. Pantai Kaliantan dapat ditempuh melalui route perjalanan dari Kota Mataram kearah Timur menuju Kabupaten Lombok Timur dengan waktu tempuh 1 jam dilanjutkan ke arah Selatan melalui Kecamatan Sikur-Sakra-Keruak-Jerowaru-Pemongkong-Kaliantan dengan tambahan waktu tempuh kurang lebih 90 menit.

Selain daya tarik panorama alam pantai Kaliantan maka salah satu Atraksi Wisata yang dimiliki Pantai Kaliantan adalah adanya kegiatan seremonial budaya berupa upacara Bau Nyale. Bau Nyale merupakan pesta rakyat untuk menangkap hewan laut berupa/sejenis cacing laut.

Acara ini berlangsung antara bulan Februari – Maret dimana hampir sebagian penduduk pulau Lombok datang ke pantai ini untuk mengikuti berbagi rangkaian acara yang diselenggarakan oleh sebagian sebagian masyarakat Lombok, Nyale atau hewan laut sejenis cacing ini menurut kepercayaan sebagian masyarakat sekitar memiliki khasiat dan dapat membawa berkah, misalnya akan dapat mengusir berbagai macam penyakit/hama tanaman yang ada di ladang, sehingga dipercaya dapat meningkatkan hasil pertanian.

Acara Bau Nyale merupakan daya tarik yang dapat dijadikan satu paket wisata andalan bagi kawasan wisata ini. Secara ilmiah, cacing Nyale yang pernah diteliti mengandung protein hewani tinggi sekali. Pernah dijelaskan oleh penelitinya, Dr dr Soewignyo Soemohardjo, cacing Nyale ini telah diketahui mengeluarkan suatu zat yang sudah terbukti bisa membunuh kuman-kuman.

Dari sebuah laporan survey aspek sosio budaya Nyale, diketahui 70,6 persen responden membuang daun bekas pembungkus Nyale ke sawah supaya hasil tanaman padi akan melimpah ruah dan memberi tahu tanaman padi bahwa nyale telah selesai ditangkap yang berarti hujan akan berhenti.

Daya tarik wisata lain dari Pantai Kaliantan ini adalah kondisi fisik kawasan pantai yang memiliki ciri khas antara lain : Jenis matrial pasir yang butiran dan teksture warnanya menyerupai merica, serta terumbu karang yang masih menampakkan kelestariaanya sehingga menjadi obyek bagi kegiatan Snorkling dan gelombang laut yang cukup memadai untuk kegiatan Surfing.

Selain itu Tanjung Bloam merupakan daerah konservasi penyu yang berhabitat disekitar tebing-tebing dan sepanjang garis pantai yang membentang dari ujung selatan dan Utara. Lokasi Tanjung Bloam ini dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda empat sampai ke lokasi tujuan. Tanjung Bloam dapat ditempuh melalui route yang sama dengan Pantai Kaliantan, karena jaraknya relatif dekat dari Pantai

Share
Share this article now on :
Kaliantan.

Selasa, 07 Juni 2011

TEMPAT-TEMPAT MENARIK DI KEC. JEROWARU

GOA NIPPON PENINGGALAN JEPANG IN TANJUNG RINGGIT
MANDI DI PANTE SURGA

GILI SUNUT
NYALE CEREMONY IN KALIANTAN BEACH
PANTAI SURGA DARI ATAS BUKIT
MERIAM PENINGGALAN JEPANG

TANSI BEACH
PANTAI SURGA
BATU DAGONG BEACH

CEMARA BEACH

Rabu, 16 Maret 2011

KAWASAN PARIWISATA UNGGULAN PROVINSI NTB

Kawasan Pariwisata di Pulau Lombok

Kawasan Pariwisata di Pulau  Sumbawa
        Berdasarkan Peraturan Daerah Nusa Tenggara Barat No. 9 Tahun 1989 tentang Pembangunan Kepariwisataan di Daerah Nusa Tenggara Barat Telah menetapkan kawasan pariwisata menjadi 15 kawasan, yaitu 9 kawasan di pulau Lombok dan 6 kawasan di pulau Sumbawa adalah sebagai berikut :

Kawasan Pariwisata di Pulau Lombok :
  1. Sire,Gili Air, Senggigi dan Sekitarnya
  2. Suranadi dan sekitarnya
  3. Gili Gede dan sekitarnya
  4. Selong Blanak dan sekitarnya
  5. Dusun Sade dan sekitarnya
  6. Kuta, Tanjung A'an dan sekitarnya
  7. Gunung Rinjani dan sekitarnya
  8. Gili Sulat dan sekitarnya
  9. Gili Indah dan sekitarnya (Kecamatan Jerowaru)
Kawasan Pariwisata di Pulau  Sumbawa :
  1. Pantai Maluk dan sekitarnya
  2. Pulao Moyo dan sekitarnya
  3. Gunung Tambora dan sekitarnya
  4. Pantai Hu'u dan sekitarnya
  5. Teluk Bima dan sekitarnya
  6. Sape dan sekitarnya.
  • Kawasan Pariwisata Gili Indah dan sekitarnya 
a. KEBERADAAN KAWASAN
Keberadaan Kawasan Pariwisata Gili Indah dan sekitarnyatermasuk Wilayah Kabupaten Lombok Timur yang berada di sebelah timur tenggara Pulau Lombok, terletak diantara pulau Lombok dan Sumbawa, Di sebelah selatan dibatasi oleh Samudra Indonesia, disebelah Baratnya terdapat Teluk Ekas dan disebelah utaranya terdapat pelabuhan penyebrangan Kayangan,,,,,,.seadngkan luas kawasan Pariwisata Gili Indah dan sekitarnya berdasarkan ketetapan Peraturan Daerah NTB No.9 Tahun 1989 adalah seluas 650 Ha.

Jarak Kawasan Pariwisata Gili Indah dan sekitarnya yaitu sebagai berikut :
  1. Jarak dari Ibu Kota Provinsi NTB (Mataram) yaitu sekitar 90 Km atau dapat ditempuh dengan jalan darat selama 2 jam...
  2. Jarak dari Ibu Kota Lombok Timur (Selong) yaitu sekitar 35 Km atau dapat ditempuh dengan jalan darat selama 45 menit.

b. OBYEK DAN DAYA TARIK WISATA 
  1. Obyek Wisata Alam ~di Kawasan Pariwisata Gili Indah dan sekitarnya adalah terdapat gugusan Pulau-pulau kecil yang disebut Gili yaitu : Gili KEre, Gili Marengke, Gili Bebek, dan Gili Re yang kesemua itu disenut Gili Indah, di sekitar kawasan Pariwisata Gili Indah Ini terdapat hamparan pasir putuh yang indah dan menawan dengan ombak laut yang tenang, disamping itu terdapat Teluk Ekas yang memiliki Hamparan pasir putih dengan laut tempat bermainnya berbagai jenis ikan hias, Pantai Surga dengan hamparan pasir putih yang indah, ombak laut yang menerpa batu-batu karang hingga mengeluarkan suara gemuruh yang menggema, Pantai Kaliantan juga memiliki pasir putih yang indah dengan ombak yang besar serata bergulung dan dipantai ini merupakan lokasi keluarnya Nyale (cacing laut).
  2. Wisata Budaya~Obyek Wisata Budaya yang terdapat di Kawasan Pariwisata Gili Indah dan sekitarnya adalah Perkampungan Tradisional Nelayan, Kerajinan sarana penangkapan ikantradisional, terdapat juga tatanan rumah-rumah tradisional di daerah perbukitan di lingkungan Gili-gili.
  3. Wisata Minat Khusus~yang di kembangkan adalah berperahu/berlayar, dayung sampan, renang/selam,selancar, Jet Sky, memancing, Champing/kemah, penangkapan ikan secara tradisional, dan sangat baik untuk berjemur sambil menikmati matahari terbit (Sun rise), Pendakian bukit-bukit dan panjat tebing.

c. USAHA PARIWISATA
  1. Usaha Sarana Pariwisata yang sudah tersedia adalah Hotel Melati berupa cottage, Homestay/Pondok Indah dan rumah makan, Sementara di Kawasan ini belum terdapat hotel berbintang maupun angkutan wisata
  2. Usaha Jasa Pariwisata baik berupa Biro Perjalanan Wisata, Agen Perjalanan Wisata maupun Pramuwisata belum terdapat di kawasan pariwisata ini, namun dapat dilayani oleh Usaha Jasa Pariwisata yang berada di Kota Mataram yang mengadakan Tour di kawasan Pariwisata gili Indah dan sekitarnya
  3. Usaha Pendukung Pariwisata lainnya dikawasan pariwisata gili indah dans ekitarnya baru terdapat pasar tradisional yang di buka pada hari-hari tertentu (hari pasar).
d. INFRASTRUKTUR
  1. Jalan menuju Kawasan Pariwisata Gili Indah dan Sekitarnya sudah tersedia jalan aspal Hot Mix, jalan Pedesaan dan jalan tanah.
  2. Penerangan listrik sudah tersedia listrik pedesaan dengan kapasitas terbatas
  3. Air bersih sudah tersedia Air Sumur Bor, air sumur galian dan air pasokan dari PDAM
  4. Telekomunikasi sudah terjangkau dengan jaringan telepon seluler dari Telkomsel dan XL
  5. Terminal yang sudah ada di sekitar kawasan pariwisata ini adalah pangkalan angkutan pedesaan, kendaraan charteran, truck dan ojek.

e. TRANSPORTASI
  1. Transportasi darat yang sudah tersedia adalah Angkutan Pedesaan , Kendaraan Charteran, Sepeda Motor (Ojek), Truck, Mobil BOK dll
  2. Transportasi Laut yang sudah ada yaitu: Perahu Nelayan, Perahu Motor, kapal ikan dan sampan/perahu layar.
f. EVENT BUDAYA DAN PARIWISATA

  • Event Budaya dan Pariwisata yang sudah dilaksanakan di Kawasan Pariwisata Gili Indah dan sekitarnya adalah upacara adat Bau Nyale (pengakapan cacing laut) di Pantai kaliantan, Namun event-event yang dapat dikembangkan yaitu, lomba perahu tradisional, lomba memancing, selancar, lomab renang antar Gili(Pulau kecil) da festival bahari lainnya.
by :

ZAINUL MUHLISIN

Jumat, 11 Maret 2011

Logo & Branding Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata

Logo Sapta Pesona




Makna logo Sapta Pesona dilambangkan dengan Matahari yang bersinar sebanyak 7 buah yang terdiri atas unsur Kemanan, Ketertiban, Kebersihan, Kesejukan, Keindahan, Keramahan, dan Kenangan. Tujuan diselenggarakan program Sapta Pesona adalah untuk meningkatkan kesadaran, rasa tanggung jawab segenap lapisan masyarakat, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat luas untuk mampu bertindak dan mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Logo Wonderful Indonesia 2011

Konsep Logo
1.Bentuk Logo akan mengambil konsep Garuda Pancasila sebagai dasar Negara, tetapi dengan pengolahan yang modern
2.5 sila akan digambarkan berupa 5 Garis Warna yang berbeda dan merupakan simbol diversity Indonesia yang penuh dengan keanekaragaman.
3.Logo akan diolah menjadi bentuk dan warna yang dinamis sebagai perwujudan dari Dinamika Indonesia yang sedang berkembang.
4.Jenis Huruf dari Logo akan mengambil dari elemen otentik Indonesia yang disempurnakan dengan sentuhan modern.

Silakan mengunduh logo di bawah ini.
Logo Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata ini digunakan sejak tahun 2002.

Makna yang terkandung didalamnya sebagai berikut.


Candi merupakan hasil karya budaya nenek moyang yang sudah lama dikenal di Indonesia. Candi ini merupakan stilisasi dari Gapura Bajang Ratu yang terletak di Mojokerto, Jawa Timur.

Atap candi berjumlah 7 (tujuh) melambangkan Sapta Pesona, yaitu (a) aman, (b) tertib, (c) bersih, (c) sejuk , (d) indah, (e) ramah-tamah, dan (f) kenangan.
Pintu candi menunjukkan lambang senantiasa terbuka bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke Indonesia sekaligus menggambarkan keterbukaan hati dan keramahtamahan masyarakat Indonesia.

Anak tangga berjumlah 5 (lima) melambangkan dasar negara Pancasila sebagai landasan dalam membangun kebudayaan dan kepariwisataan Indonesia.
Candi dilingkari dengan dunia yang sedang bergerak melambangkan bahwa kebudayaan dan kepariwisataan Indonesia selalu dinamis mengikuti perkembangan global tetapi tetap menjaga identitas budaya bangsa Indonesia.
Warna ungu melambangkan kekuatan jiwa dalam membangun kebudayaan dan kapariwisataan Indonesia. 

BERUGAK LOMBOK

BERUGAK  ELEN DENGAN SASAK